BERBAGI

Banda Aceh – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh akan melaksanakan seleksi pemain untuk Tim Nasional (Timnas) U-19. Seleksi tahap pertama dijadwalkan digelar mulai 11-12 Februari di Lapangan Sintetis, Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh.

Pelaksanaan seleksi ini merupakan bagian dari persiapan Timnas U-19 untuk mengikuti Piala AFF U-18 Championship 2017 di Myanmar. Seleksi ini dilakukan berdasarkan permintaan PSSI Pusat yang dikirim ke seluruh Asprov PSSI di Indonesia. Surat tertanggal 8 Februari tersebut ditandatangi langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Pusat, Ade Wellington.

Ketua Umum Asprov PSSI Aceh, Adly Tjalok kepada Serambi, kemarin, mengatakan, atas dasar tersebut maka PSSI Aceh akan menggelar seleksi selama dua hari. Pemain yang diseleksi memiliki batas usia kelahiran 1 Januari 1999 yang dibuktikan dengan akte kelahiran dan ijazah. Hasil yang diharapkan dari seleksi pertama ini maksimal terjaring 15 pemain terbaik untuk mengikuti seleksi lanjutan. “Laporan nama pemain hasil seleksi tahap pertama harus sudah diterima PSSI Pusat pada 15 Februari 2017,” ujarnya.

Dikatakan Adly Tjalok, seleksi tahap berikutnya akan diselenggarakan oleh PSSI Pusat di beberapa kota yang akan ditunjuk kemudian. Informasi tentang seleksi lanjutan akan disampaikan pada 15 Februari. Diharapkan kepada anak-anak Aceh yang batas usia kelahiran 1 Januari 1999 dapat memanfaatkan kesempatan ini. Karena ini peluang untuk bersaing untuk dapat tampil di Piala AFF U-18 guna mewakili Indonesia. “Banyak talenta-talenta bagus di Aceh. Kita harapkan agar anak-anak Aceh yang memenuhi syarat tersebut dapat mengikuti seleksi ini,” harapnya.

Sementara itu, menyongsong bergulirnya berbagai level kompetisi tahun 2017, PSSI Pusat telah memerintahkan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI seluruh Indonesia, termasuk Asprov PSSI Aceh untuk mendata seluruh wasit sepakbola yang ada di wilayah masing-masing. Berkaitan dengan hal itu, Asprov PSSI Aceh pun langsung bekerja untuk memetakan dan mendata para wasit dari semua level di Aceh.

Sekretaris Umum (Sekum) Asprov PSSI Aceh, Ir Khaidir TM, MM, Kamis (9/2), mengatakan, wasit sepakbola yang didata meliputi semua level mulai C3, C2, dan hingga C1. Tujuan dari pendataan ini, katanya, untuk mengetahui jumlah wasit masing-masing level dan selanjutnya akan dilaporkan ke PSSI Pusat.

Untuk itu, Khaidir TM berharap, para wasit setiap level segera mengirim data diri secepatnya ke Asprov PSSI Aceh dengan melampirkan biodata, fotokopi KTP, dan sertifikat-sertifikat kursus wasit sepakbola ke email Asprov PSSI Aceh: pssi.aceh@gmail.com atau bisa juga dengan mendatangi langsung kantor Asprov PSSI Aceh di Komplek Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh.

“Untuk info lebih jelas, dapat menghubungi langsung Sekum PSSI Aceh atau staf IT Yoka di nomor HP: 082295415943 dan Khairi Razali 081262349730,” bebernya. Setelah data terkumpul, lanjut Khaidir, pihak Asprov PSSI Aceh akan mengirim nama-nama wasit masing-masing level ke PSSI Pusat untuk didata. Data ini berguna bagi PSSI Pusat sebagai persyaratan bagi wasit untuk memimpin pertandingan kompetisi PSSI tahun 2017. “Ke depan, hanya nama-nama wasit yang terdaftar dalam database PSSI pusat saja yang dibolehkan untuk memimpin pertandingan masing-masing level di seluruh Indonesia,” paparnya.

Mengingat pentingnya pendataan ini, Khaidir TM mengimbau, kepada para wasit agar proaktif dan segera mengirimkan datanya ke Asprov PSSI Aceh, karena kompetisi PSSI tahun 2017 akan segera bergulir. “Saya meminta, paling lambat akhir Februari 2017 ini, data wasit semua level di Aceh sudah masuk ke Asprov PSSI Aceh,” harap Khaidir TM.[serambinews.com]

 

TIDAK ADA KOMENTAR