BERBAGI
Ketua Harian KONI Aceh H. Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak saat mengalungkan medali kepada para atlet peraih medali cabang atletik. Foto | Humas KONI Aceh/Qahar Muzakar

JANTHO – Tuan rumah Aceh Besar memastikan diri meraih gelar juara umum di cabor atletik yang berakhir Sabtu 24 November 2018 di stadion mini Kompleks Jantho Sport City (JSC) Kota Janto Aceh Besar,

Meski di hari terakhir hanya mampu meraih 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Secara keseluruhan, Aceh Besar mengoleksi 16 medali emas, 9 perak dan 6 perunggu.

Pada perlombaan hari terakhir yang mempertandingkan 6 nomor final.
Lintasan atletik dikuasai sepenuhnya oleh atlet-atlet Pidie yang merebut 3 medali emas dan 1 perak.

Disusul Aceh Jaya dan Sabang yang masing-masing mencuri satu medali emas.

Ketua Pengkab PASI Aceh Besar, Sulaiman, SE, mengaku sangat puas dengan prestasi atlet-atletnya yang mampu meraih medali jauh melebihi target.

“Semula kita hanya menargetkan 6 medali emas, tapi kenyataannya bisa merebut 16 medali emas,” ujarnya.

Ke depan, Ketua DPRK Aceh Besar ini berjanji akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk pembinaan atletik di Aceh Besar.
Supaya cabor ini bisa lebih berkembang lagi dan atletnya tidak hanya mampu menjadi juara di Aceh saja, tapi juga bisa bersaing di level nasional bahkan internasional.
Di perlombaan atletik hari terakhir, atlet-atlet Pidie berjaya merebut tiga medali emas lewat nomor Lari Gawang 400 Meter Putra atas nama M.

Razi dengan cacatan waktu 57,99 detik, sementara medali perak dan perunggu diraih Richat Al Furqan (Pidie Jaya/58,22) dan Rahman Arif (Aceh Singkil/59,15).

Selanjutnya dari nomor Lari Gawang 400 Meter Putri melalui Zakhiatul Faudah yang mencatat waktu 01.10,69 menit, disusul Maulina Putri Phonna (Bireuen/01.18,81) dan Cut Aklina (Aceh Besar/01.23,32) harus puas dengan medali perak dan perunggu.

Medali emas terakhir Pidie dipersembahkan regu Estafet 4×400 Meter Putri yang membukukan waktu 53,11 detik. Menyusul dibelakangnya regu Aceh Besar (53,70 detik) dan Langsa (56,06 detik) di posisi kedua dan ketiga.

Regu Estafet 4×100 Meter Putra Aceh Besar yang mencatata waktu 42,48 detik berhasil merebut satu medali emas, sedangkan medali perak diraih regu Pidie (44,18 detik) dan perunggu untuk regu Banda Aceh (44,33 detik)

Salahuddin yang turun di nomor Jalan Cepat 10000 Meter mempersembahkan medali emas untuk Aceh Jaya setelah mencatat waktu tercepat 1:04.02,65. Medali perak untuk Imam Iskandar (Langsa /1:04.46,78) dan perunggu Ridhwan (Aceh Barat Daya/1:05.37,42).

Sementara Riski Mubaraksyah menyumbang satu medali emas untuk Sabang dari nomor Lontar Martil Putra, setelah melakukan lontaran sejauh 31,32 meter, disusul Hasrizal (Pidie Jaya/30,46) meraih perak dan Pirman Girsang (Aceh Besar/29,97) merebut perunggu.[serambinews.com]

 

TIDAK ADA KOMENTAR