BERBAGI

Takengon – Kabupaten Aceh Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah pekan olahraga pelajar daerah (Popda) XV 2018. Penunjukan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 426/953/2016 tanggal 20 Desember 2016.

Keputusan Gubernur Aceh tersebut diserahkan oleh Sekda Aceh, Dermawan kepada Plt Bupati Aceh Tengah, Alhudri dan disaksikan Kadispora Aceh, Asnawi di Ruang Rapat Sekda Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (17/1). Turut hadir Sekretaris Dispora Aceh, Azhari, Kabid Olahraga, Musri Idris beserta jajarannya, Kadisparpora Aceh Tengah Syukuruddin, Wakil Ketua Binpres KONI Aceh Bachtiar Hasan, Sekretaris Umum PSSI Aceh, Khaidir TM dan para undangan lainnya.

Sekda Aceh berharap Popda di Aceh Tengah nantinya dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya dan bisa berkontribusi bagi upaya peningkatan prestasi olahraga Aceh ke depan. Popda diselenggarakan sebagai bagian dari sistem kompetisi olahraga pelajar secara nasional yang berjenjang dan berkelanjutan. Ini merupakan upaya penjaringan bakat dari beberapa cabang olahraga untuk persiapan menuju even olahraga lebih tinggi. “Saya harapkan Pemkab Aceh Tengah yang mendapat amanah ini untuk mulai mempersiapkan segala sesuatu dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Popda tahun 2018,” harap Dermawan.

Kadispora Aceh, Asnawi memaparkan pelaksanaan even dua tahunan ini sebagai ajang evaluasi dan rekrutmen atlet Aceh untuk mengikuti pekan olahraga pelajar wilayah (Popwil) dengan mempertandingkan 11 cabang olahraga. Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Aceh telah menggelar rapat pada Mei 2016 bersamaan berakhirnya penyelenggaraan Popda XIV Tahun 2016 di Kota Langsa. Rapat tersebut diikuti Ketua Bapopsi masing-masing kabupaten/kota untuk evaluasi Popda XIV dan penjaringan tuan rumah Popda XV. “Saat itu telah mendaftar empat kabupaten/kota meliputi Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat Daya dan Sabang,” ujarnya.

Menurut Kadispora Aceh selaku Ketua Bapopsi Aceh, pihaknya telah mengirim surat 23 Juni 2016 tentang pengisian formulir pendaftaran calon tuan rumah Popda XV kepada keempat daerah tersebut. Tujuannya untuk segera dipenuhi sebagai dasar Bapopsi Aceh melakukan telaah dan pengkajian dokumen awal terhadap calon tuan rumah dengan batas waktu sampai 30 Oktober 2016. Dari empat daerah tersebut hanya Aceh Tengah yang menyampaikan kesediaan menjadi tuan rumah Popda XV dengan mengembalikan berkas sesuai persyaratan yang telah ditentukan. “Maka proses bidding tuan rumah dilaksanakan cukup penetapan langsung,” ujar Asnawi seraya menyebutkan Aceh Tengah pada 2006 telah menjadi tuan rumah Popda.

Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berterima kasih atas kepercayaan Pemerintah Aceh yang menetapkan Aceh Tengah sebagai tuan rumah Popda ke-XV 2018. Untuk selanjutkan akan mempersiapkan dan membenahi fasilitas olahraga dan pendukungnya guna menyukseskan Popda. Kami siap untuk menyukseskan Popda ke-XV dan mohon dukungan dari Pemerintah Aceh.

Selain untuk menyeleksi bakat atlet lewat event olahraga. Penunjukan Aceh Tengah sebagai tuan rumah Popda sangat menguntungkan daerah kami. Karena Popda pasti bisa dimanfaatkan sebagai ajang memperkenalkan potensi pariwisata di Aceh Tengah. Kami juga berharap agar Pemerintah Aceh dapat membuka even pacuan kuda di Aceh Tengah biar bertambah ramai dan meriah acara Popda nantinya. Karena pacuan kuda merupakan olahraga yang paling terkenal di kawasan Gayo.[serambinews.com]

 

TIDAK ADA KOMENTAR