BERBAGI
Ketua Umum KONI Aceh H. Muzakir Manaf memperhatikan salah satu stick golf yang ditunjukkan oleh Cut Ayah di Lapangan Golf Lhoknga, Aceh Besar, Minggu 1 November 2015. Foto: Serambi Indonesia

Jantho – Wakil Gubernur Aceh yang juga Ketua Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Muzakir Manaf, Minggu (1/11) meninjau Lapangan Golf Lhoknga, Aceh Besar. Inspeksi mendadak itu didampingi Sekretaris Umum Persatuan Golf Indonesia (PGI) Aceh, M Nazar Ibrahim Nain.

Saat kunjungan itu, Muzakir Manaf yang sering disapa Mualem mengatakan, proyek revitalisasi Lapangan Golf Lhoknga menelan dana yang sangat besar. Untuk itu, katanya, keberadaan fasilitasolahraga itu harus memberi mamfaat bagi masyarakat luas. Selain sebagai wahana latihan bagi para atlet golf, penunjang sektor pariwisata, sekaligus memberi kontribusibagi peningkatan pendapatan daerah dan masyarakat setempat.

Muzakir Manaf bersama M Nazar Ibrahim Nain, ingin melihat kemajuan pekerjaan revitaslisasi Lapangan Golf yang sedang dikerjakan kontraktor. “Butuh dana besar untuk membangun dan merawat lapangan golf ini. Oleh karena itu, sarana olahraga ini haru memberikan mamfaat ganda,” ujar Muzakir Manaf. Pemerintah Aceh, katanya, sudah mengucurkan dana besar untuk proses revitalisasi Lapangan Golf Lhoknga. Tahun anggaran 2014 dikucurkan anggaran Rp 8 miliar, dan tahun angaran 2015 bertambah menjadi Rp 14 miliar. “Saya ingin anggaran digunakan lebih efisien dan efektif, karena itu saya datang diam-diam untuk melihat langsung. Bukan menerima laporan di atas meja saja,” kata Mualem.

Mualem mengaku, ia memiliki perhatian khusus pembangunan Lapangan GolfLhoknga, karena Aceh merupakan gudangnya bibit pemain golf, namun minim sarana latihan. Para atlet golf Aceh, katanya, mampu berbicara tingkat nasional seperti Syukrizal dari Kota Lhokseumawe. “Aceh meraih perunggu pada PON Riau tahun 2013. Di tahun yang sama, Syukrizal jugamendapat penghargaan Penang Open. Bayangkan bila Aceh memiliki arana dan prasarana yang memadai,” kata Mualem usai mencoba pukulan drive sejauh 150 meter.

Sekretaris Umum PGI Aceh, M Nazar Ibrahim Nain mengatakan, keberadaan Lapangan Golf Lhoknga bukan sekedar olahraga, namun dapat menampung tenaga kerja, dan menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar. “Kekhasan golf Aceh nanti tidak ada cady perempuan. Semua laki-laki dan ini suatu keunikan yang menarik perhatian pegolf dunia, selain view lapangan yang mempesona,” tambah M Nazar yang akrab disapa Cut Ayah.

Desainer Lapangan GolfLhoknga, Ir Teuku Ivan menjelaskan bahwa luas lapangan golf Lhoknga sekitar 54 hektare dan revitalisasi tahun ini di lakukan PT Salina Bersama. Teuku Irvan mengaku, selama pengerjaan, dia dibantu Chandra Leo, desainer lapangan golf nasional, untuk merancang lapangan golf 18 hole.

Pada kesempatan tersebut, Mualem sempat melakukan pukulan drive dan pukulan putting di green atas bimbingan Syukri, pelatih golf Lhoknga yang mengawali kariernya dari memungut bola hingga menjadi pelatih yang cukup dikenal saat ini.[Serambi Indonesia]

TIDAK ADA KOMENTAR