BERBAGI
Petarung Muay Thai Langsa, Satria Dwi Pranata (merah), melawan Farhan Nur Faraq (biru) petarung Pidie Jaya saat pertandingan babak perempat final kategori senior putra 75 kg pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII di Aula BPBD, Jantho, Selasa (20/11/2018). Foto |Fahzian Aldevan/MC PORA XIII.

Jantho – Kontingen Kabupaten Pidie Jaya berhasil keluar sebagai juara umum di Cabang olahraga (Muaythai) di ajang Pekan Olahraga Raya Aceh (PORA) XIII tahun 2018 Aceh Besar. Gelar juara umum itu diraih berkat capaian enam medali emas yang berhasil direbut oleh para petarung Pidie Jaya.

“Pidie Jaya berhasil meraih enam medali emas,” kata Syarwan Saleh, technical delegate Cabor Muaythai usai upacara penutupan, Kamis sore 22 November 2018. Selain enam emas, para atlet muaythai Pidie Jaya juga berhasil merebut 3 perak dan empat perunggu.

Di posisi kedua adalah Kota Banda Aceh yang berhasil meraih 5 emas dan 1 perunggu. Sedangkan pada posisi ketiga yaitu Aceh Singkil mengumpulkan 4 emas 2 perak dan 9 perunggu.

“Keseluruhan pertandingan Cabor Muaythai pada PORA XIII tahun 2018 telah selesai dilaksanakan. Semuanya berjalan lancar dan sukses,” kata Syarwan.

Sementara itu Ketua Umum Pengprov Muaythai Aceh Dahlan SIP menyampaikan selamat kepada para petarung yang telah berhasil meraih gelar juara di ajang PORA XIII tahun 2018 Aceh Besar. “Khususnya kepada kontingen Pidie Jaya, selamat atas keberhasilan yang telah dicapai. Kita berharap ke depan juara umum dapat memberikan kontribusi untuk perkembangan olahraga Muaythai Aceh. Selamat sukses juga kepada para petarung dari kabupaten lain yang telah berhasil meraih prestasi dengan kalungan medali.”

Kepada para atlet yang belum berhasil meraih medali pada ajang PORA XIII tahun 2018 Aceh, Dahlan berpesan agar tidak patah semangat. “Terus giat berlatih, ke depan masih banyak ajang-ajang level daerah, nasional, dan internasional yang bisa kita ikuti.”[]

TIDAK ADA KOMENTAR