BERBAGI

Banda Aceh – Kabupaten berhasil memenangi persaingan perebutan tuan rumah Pekan Olahraga Rakyat Aceh (PORA) XIV tahun 2022 mendatang,  setelah sukses menjadi peraih suara terbanyak pada bidding PORA XIV tahun 2022 dalam Rapat Anggota KONI Aceh Tahun 2018 yang berlangsung selama dua hari sejak 21 hingga 22 Juli 2018.

Rapat tersebut dihadiri oleh utusan 23 kabupaten/kota dan 54 Pengprov cabang olahraga. Dari total 77 pemilik hak suara, Pidie berhasil mengumpulkan dukungan terbanyak, yaitu 25 suara. Kabupaten Nagan Raya menjadi pesaing berat yang berhasil memperoleh 22 suara, disusul Aceh Jaya-Aceh Barat dengan perolehan 20 suara. Sementara Kota Lhokseumawe empat suara, Kota Langsa tiga suara, dan tiga suara dinyatakan rusak.

Proses pemungutan suara yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB.

Dari Kabupaten Pidie, turut hadir langsung Bupati Roni Ahmad atau akrab disapa Abusyik, Wakil Bupati Fadhlullah TM Daud, dan Ketua Umum KONI Pidie Samsul Bahri beserta para pengurus. Sementara dari KONI Aceh turut menyaksikan langsung, Ketua Umum H. Muzakir Manaf, Ketua Harian H. Kamaruddin Abu Bakar, Sekretaris Umum M. Nasir, MPA, para wakil ketua, serta sejumlah pengurus KONI Aceh lainnya.

Usai pemungutan suara, Abusyik menyampaikan rasa terimakasinya kepada seluruh pengurus KONI kabupaten/kota dan Pengprov cabang olahraga yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pidie sebagai penyelenggara PORA XIV tahun 2022.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pidie juga memohon dukungan dari pemerintah kabupaten/kota yang lain, mudah-mudahan Pidie yang telah terpilih menjadi tuan rumah dapat melaksanakan amanah ini tanpa ada rintangan,” kata Abusyik.

Abusyik menambahkan, pihaknya akan segera melaksanakan kerja-kerja persiapan untuk pelaksanaan PORA XIV tahun 2022 dari sekarang. “Kepanitiaan akan dibentuk sesegera mungkin.”

Sementara Ketua Umum KONI Aceh H. Muzakir Manaf atau Mualem menyampaikan selamat kepada Kabupaten Pidie yang terpilih menjadi pelaksana event empat tahunan tersebut. “Bagi yang menang jangan bertepuk dada, dan bagi yang kalah bisa bersabar, mungkin pada bidding selanjutnya akan mendapat kesempatan. Alhamdulillah bidding ini berjalan sukses tanpa ada halangan, dengan transparan,” kata Mualem.

Selain pemilihan Tuan Rumah PORA XIV tahun 2022 Rapat Anggota KONI Aceh Tahun 2018 juga membahas beberapa agenda lainnya. “Pertama laporan kesiapan dan persiapan PORA Aceh Besar tahun 2018, laporan pertanggungjawab KONI Aceh tahun 2017, evaluasi kegiatan KONI Aceh tahun 2018, serta pembentukan tim penjaringan dan mekanisme pemilihan Ketua Umum KONI Aceh tahun 2018-2022,” kata Sekretaris Umum M. Nasir, MPA.[]

TIDAK ADA KOMENTAR